Empat medali emas Jatim masing-masing disumbangkan Dwi Samsul Arifin dari nomor gelang putra, Salsabillah Hadi Pamungkas (empat alat all-around), Della Rose Ananda (aerobik perorangan putri senior), dan Raja Dwi Permata/Della Rose (senior). pasangan campuran).
Hasil mengejutkan juga diraih kontingen Lampung yang memenangi tiga dari lima final cabang olahraga ritme putri, masing-masing melalui pesenam Sutjiati Narendra di nomor all round dan pita, serta Tri Wahyuni (klub). Dua medali emas lainnya diraih pesenam DKI Jakarta Alifa Nabila Azzahra (bola dan ring).
Ketua Umum Persatuan Senam Seluruh Indonesia (Persani) Ita Yuliati Irawan dalam sambutan penutup kejurnas tersebut menyatakan bersyukur ajang ini berjalan lancar dan sukses.
Selamat kepada juara dan atlet yang lolos ke PON 2024. Masih ada waktu satu tahun untuk persiapan PON Aceh-Sumut, kata Ita.
Kejuaraan senam nasional yang juga didukung oleh Pegadaian, Taspen, Petrokimia Gresik, dan RS Premier ini juga merupakan ajang kualifikasi PON XXI/2024 Aceh-Sumut. Kuota atlet yang terisi dari hasil kejurnas ini berjumlah 110 orang, masing-masing 56 kuota pada cabang seni putra/putri, 26 kuota pada cabang olahraga ritme putri, dan 28 kuota pada cabang olahraga aerobik putra/putri.
Baca juga: Ratusan Atlet dari 18 Provinsi Ramaikan Kejuaraan Senam Nasional Pra-PON 2024
Wartawan : Didik Kusbiantoro
Redaktur: Irwan Suhirwandi
HAK CIPTA © ANTARA 2023
