Sekjen PABSI mengatakan, keberhasilan Rizki Juniansyah berangkat ke Paris merupakan sebuah kejutan

Sekjen PABSI nilai keberhasilan Rizki Juniansyah ke Paris jadi kejutan

“Mereka harus fokus dalam latihan, terutama menjaga kondisi fisik dan meningkatkan total kekuatan yang telah diraih di Phuket,” ujarnya.

Rizki Juniansyah mengaku tak menyangka bisa lolos ke Olimpiade kali ini dengan mampu mengangkat beban 164 kg pada angkatan grab dan 201 kg pada angkatan clean and jerk.

“Bagi saya itu mustahil dan di luar ekspektasi. Namun ini buah kerja keras saya selama latihan jelang kejuaraan dunia,” kata Rizki Juniansyah.

Pada kejuaraan sebelumnya di Uzbekistan, Rizki Juniansyah pasca operasi usus buntu hanya mampu mengangkat beban 158kg pada angkatan scream dan 195kg pada angkatan clean and jerk.

“Menghadapi kejuaraan di Phuket, Thailand, paling lama saya hanya punya waktu persiapan satu bulan untuk menjalani latihan berat,” jelasnya lagi.

Wartawan : Fajar Satriyo
Redaktur: Hernawan Wahyudono
Hak Cipta © ANTARA 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *