Data panitia penyelenggara mencatat, sekitar 158 atlet dari 19 provinsi mengikuti kejuaraan tersebut yang memperebutkan 20 medali emas dan 110 kuota atlet PON 2024, masing-masing 56 kuota seni, 26 kuota ritme, dan 28 kuota aerobik.
Ke-19 provinsi tersebut antara lain Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Bengkulu, Riau, Lampung, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Papua Barat.
Ketua Umum Pengurus Besar Persani Ita Yuliati Irawan yang ditemui usai pembukaan kejuaraan nasional mengatakan, pihaknya menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang praseleksi atlet-atlet yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan internasional. seperti SEA Games 2025, Asian Games 2026 dan kejuaraan lainnya.
“Saat ini kita sudah mampu meloloskan satu atlet ke Olimpiade 2024 di Paris, Perancis, yaitu Rifda Irfanalutfi. Kedepannya diharapkan Rifda lain dari berbagai daerah bisa menyusul,” ujarnya.
Menurut Ita, lolosnya Rifda Irfanalutfi ke Olimpiade 2024 menjadi sejarah karena baru pertama kali pesenam Indonesia bersaing dengan atlet terbaik dunia dari berbagai negara.
Wartawan : Didik Kusbiantoro
Redaksi : Eka Arifa Rusqiyati
HAK CIPTA © ANTARA 2023