:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/4672037/original/055516400_1701535718-1_20231202BL_Final_Piala_Dunia_U-17_2023-56.JPG)
Jerman mengalahkan Prancis 4-3 (2-2) melalui adu penalti pada final Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Manahan. Keberhasilan ini membantu mereka mencetak sejumlah rekor.
Yang pertama adalah kumpulan judul. Jerman meraih gelar Piala Dunia U-17 untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Sebelumnya prestasi terbaik mereka adalah mencapai final edisi 1985.
Jerman menjadi negara ke-10, atau Eropa kelima, yang mendominasi ajang tersebut. Mereka mengikuti jejak Nigeria (5), Brasil (4), Meksiko (2), Ghana (2), Prancis, Inggris, Swiss, Arab Saudi, dan Uni Soviet.
Paris Brunner dan kawan-kawan pun menjadi tim pertama yang meraih gelar juara Euro U-17 dan Piala Dunia U-17. Jerman juga mengalahkan Prancis pada laga puncak Euro U-17 2023 yang berlangsung Juni lalu.
Catatan lain di balik prestasi Jerman U-17 adalah keberhasilan melengkapi koleksi trofi FIFA. Sebelumnya mereka meraih empat gelar Piala Dunia (1954, 1974, 1990, 2014) dan satu kali menjuarai Piala Dunia U-20 (1981).
Jerman mengikuti jejak tiga negara yang memiliki trofi FIFA lengkap, yakni Brasil, Prancis, dan Inggris.