:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4552855/original/096094900_1693069861-000_33TN9KY.jpg)
Dengan hasil tersebut, perolehan gelar juara dunia bulu tangkis Indonesia terhenti di peringkat 26. Selain Apri/Fadia, prestasi terbaik wakil Merah Putih lainnya di ajang tahun ini adalah mencapai babak perempat final.
Ada tiga harapan yang kandas di babak ini, yakni ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan serta tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung.
Apri/Fadia pun gagal mencatatkan sejarah. Mereka gagal menjadi ganda putri Indonesia pertama yang menjuarai Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis. Apri/Fadia bernasib sama dengan Verawaty Fadjrin/Imelda Wiguno (1980) dan Finarsih/Lili Tampi (1995) yang kalah di final.
Pages: 1 2
