
Jakarta (ANTARA) – Minnesota Timberwolves merusak momen spesial LeBron James yang menginjak usia 39 tahun dengan mengalahkan Los Angeles Lakers 108-106 dalam laga NBA yang digelar di Target Center Minneapolis, Minnesota, Minggu WIB.Timberwolves yang berada di puncak klasemen Wilayah Barat NBA berhasil lepas dari tekanan berat Lakers dengan unggul tipis dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal pertandingan dengan keunggulan Lakers tidak pernah lebih dari 11 poin, dan Wolves tidak pernah mengalami surplus lebih dari 7 poin. Seringkali kedua tim hanya unggul setengah bola atau satu poin di paruh kedua pertandingan.
Mesin poin Timberwolves lebih merata ke sejumlah pemain di lapangan, sedangkan Lakers hanya bisa mengandalkan Anthony Davis dan LeBron James.
Anthony Edwards menjadi pencetak gol terbanyak dengan 31 poin untuk Wolves. Naz Reid menyumbang 21 poin, Rudy Gobert mencatatkan double-double dengan 13 poin dan 13 rebound, Mike Conley Jr. 15 poin, dan Karl-Anthony Towns nyaris mencetak double dengan 9 poin dan 9 rebound.
Sedangkan Anthony Davis menjadi pencetak gol terbanyak dalam poin, rebound, assist, dan blok Lakers. Davis membukukan 33 poin, 17 rebound, 8 assist, dan 2 blok.
Sementara legenda LeBron James yang sempat diragukan tampil karena kurang fit, masih mampu mencetak 26 poin untuk timnya. LeBron dikabarkan sakit non-Covid 19 pada hari ulang tahunnya, dan tidak akan bermain.
Saat Timberwolves tertinggal 7 poin di menit-menit akhir kuarter keempat, Lakers justru berhasil memperkecil selisih poin dengan LeBron James yang gigih dengan mencetak 10 poin di kuarter keempat.
Rasa frustrasi LeBron memuncak pada 3,03 detik terakhir kuarter keempat, ketika tembakan tiga angkanya hanya dihitung sebagai dua poin. Skor yang seharusnya dihitung 107-107 di sisa waktu 3,3 detik hanya dihitung 106-107.
“Jelas itu tiga poin. Kaki saya berada di belakang garis. Anda bisa melihat jarak antara kaki saya dan garis tiga angka,” ujar LEBron seperti dikutip dari situs resmi NBA.
LeBron melontarkan protes keras kepada wasit saat tayangan ulang untuk meninjau kembali keputusan tersebut. “Ini sangat mengesalkan dalam artian kenapa kita memutar ulang? Kenapa ada tayangan ulang padahal keputusan yang diambil dari tayangan ulang itu masih salah,” ujarnya lagi.
Dengan kemenangan ini, Timberwolves masih kokoh di puncak klasemen NBA Western Conference dengan 24 kemenangan dan 7 kekalahan. Sedangkan Lakers berada di peringkat kesembilan dengan rekor 17 kemenangan dan 16 kekalahan.
Selanjutnya Lakers akan menghadapi New Orleans Pelican besok, dan Timberwolves akan menghadapi New York Knicks pada Selasa (2/1).
Wartawan: Aditya Ramadhan
Redaktur: Hernawan Wahyudono
Hak Cipta © ANTARA 2023

