Site icon Angkara

Rasmus Hojlund vs Bayern Munchen: 90 Menit, 0 Shot

[ad_1]

Bola.net – Manchester United dipaksa menyerah oleh Bayern Munich di Old Trafford pada laga pekan terakhir Grup A Liga Champions 2023/2024, Rabu (13/12/2023). Rasmus Hojlund dan kawan-kawan kalah dengan skor 0-1.

Satu-satunya gol Bayern ke gawang Andre Onana dicetak Kingsley Coman. Gol tersebut tercipta dari assist Harry Kane pada menit ke-70.

MU finis di posisi terbawah dengan empat poin. Bayern finis dengan 16 poin, lolos ke 16 besar ditemani FC Copenhagen yang finis dengan delapan poin. Galatasaray finis ketiga dengan lima poin.

Permainan MU saat dikalahkan Bayern di Old Trafford jauh dari kata memuaskan. Sejumlah pemain tampil mengecewakan.

Salah satu yang tampil tak sesuai ekspektasi adalah striker Rasmus Hojlund. Bermain 90 menit penuh, pemain yang sudah mencetak lima gol di Liga Champions musim ini itu bahkan tak mencatatkan satu tembakan pun.

1 dari 11 halaman

Jalan buntu….

Mau mulus dan lihat apa yang ada dihadapanmu gan? Garnacho terus melewatkan umpan, Antony? Pada backpassnya lagi, Hojlund malah gagal menguasai bola. Apa gunanya memainkan double pivot jika bagian depan menemui jalan buntu?

— Bintang (@HoshinoStar17) 13 Desember 2023

2 dari 11 halaman

Dia mengatakan pemain itu berbahaya

Namun bagi penggemar Emyu, Hojlund lebih lengkap + lebih berbahaya dari Paaland. Kok assist gol punez cuma kalah mpank. Jangan khawatir tentang Punez. Aku baru saja tersesat saat pulang ke rumah 😭

— triono😎muller (@triono_muller) 13 Desember 2023

3 dari 11 halaman

Ia mengatakan ingin mencetak gol hanya di UCL

Hojlund mengaku hanya ingin finis di UCL. Sayang sekali harus berpuasa sampai tak tahu kapan 😂

— Ahmad Faisal (@AhmadFaisal_12_) 13 Desember 2023

4 dari 11 halaman

Seorang striker mentah, dia sudah kehabisan nafas hanya dengan jogging

Giliran menit 80an berlalu, giliran Lord Hojlund..😅
Pada menit ke-90, Lord Hojlund sudah terhuyung-huyung, tidak bisa mengontrol bola dan mengopernya ke pemain Munich. Jogging, dia sudah kesulitan mendapatkan bola lagi🤣

— mediyawan lugan (@Neo_MLugan38) 12 Desember 2023

5 dari 11 halaman

Bahkan Joselu kalah

Sejauh ini gol Joselu lebih banyak dibandingkan Hojlund di liga dan UCL🤣🤣🤣🤣

— ………. (@sapa_woy) 12 Desember 2023

6 dari 11 halaman

Mengajak duel, pada akhirnya bola hilang

Halah Hojlund juga tidak bisa memainkan permainan sederhana

Lebih suka mengajak duel badan yang ujung-ujungnya kalah, bola hilang

tanggal 20.. Siapakah Brarty sebenarnya???

Ya… Manajemennya kacau

— PeLuit Panjang (@PeLuitPanjang) 12 Desember 2023

7 dari 11 halaman

Hal utama adalah…

Prinsip penggemar Emyu:
1. Jika Hojlund melakukan flop dengan cara yang salah, pemain lain tidak akan memberikan pasokan bola
2. Jika ETH buruk dalam taktik, pemain yang bersalah akan bermasalah

– Irwandy (@Irwandy02276207) 13 Desember 2023

8 dari 11 halaman

Ada artikel tentang itu lho

Ingat artikel tentang penggemar Emyu

Pasal 1. Rasmus Hojlund tidak pernah salah
Pasal 2. Onana, bek, tengah, bela diri salah karena tidak pernah memberikan dukungan kepada Rasmus Hojlund
Pasal 3. Glazer melakukan kesalahan saat memasuki musim kompetisi. selama musim transfer pemain, Glazer bagus
Pasal 4. Kembali ke pasal 1

— mediyawan lugan (@Neo_MLugan38) 12 Desember 2023

9 dari 11 halaman

Intinya, dia tidak pernah salah

Bro, striker Lord Hojlund tidak disebutkan oleh para penggemarnya..
Posisi striker disebut cm bela diri
Hojlund tidak akan pernah disalahkan oleh para penggemarnya. bukan kayu mati “Hojlund tidak mengopernya” Ama pemain sayap, tengah, bek, penjaga gawang, penonton, juru parkir 😅

— mediyawan lugan (@Neo_MLugan38) 12 Desember 2023

10 dari 11 halaman

Satu-satunya kesalahannya adalah dia memilih klub yang salah

Hojlund inilah yang salah memilih Emyu, seharusnya dia berangkat ke PSG kemarin
Betapapun dahsyatnya PSG, EMYU masih lebih dahsyat

— Ben Reilly (@cvllnxz) 13 Desember 2023

11 dari 11 halaman

Buang saja

Logikanya juga sederhana, jika ingin memainkan pemain yang bisa mencetak gol tetapi tidak bisa mengoper dan tidak berkontribusi dalam mempertahankan atau menyuplai bola, jangan letakkan dia di tengah sejak awal… jika memungkinkan , buang Hojlund sama sekali.

— Leonard (@leoalphamale) 12 Desember 2023

[ad_2]

Source link

Exit mobile version