Site icon Angkara

Pemerintah memberikan evaluasi total setelah gagal mencapai target Asian Games

Pemerintah evaluasi total usai gagal capai target Asian Games

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia akan mengevaluasi total seluruh cabang olahraga setelah gagal mencapai target medali pada Asian Games 2022 di Hangzhou, China. Publik sebelumnya juga menyoroti keunggulan cabor bulu tangkis yang gagal menyumbang satu medali pun, berbeda dengan ajang sebelumnya.Indonesia finis di peringkat 13 Asian Games kali ini setelah mengoleksi 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Capaian tersebut tidak mencapai target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yakni 8 medali emas dan masuk 12 besar, bahkan jauh dari keinginan Presiden Joko Widodo untuk masuk 10 besar.

“Kami akan melakukan analisis terhadap pihak-pihak yang tidak mencapai target. Kita harus duduk bersama dan mencari solusi terbaik,” kata Dito seperti dikutip dalam keterangan resminya.

Namun perolehan medali emas kali ini merupakan yang tertinggi sejak Asian Games New Delhi tahun 1982, jika tidak memperhitungkan prestasi tahun 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah.

Ketua Komite Olimpiade Nasional Indonesia (NOC) Raja Sapta Oktohari mengatakan hasil Asian Games akan dijadikan bahan evaluasi perbaikan menuju Olimpiade Paris tahun depan.

Sementara itu, Ketua Kontingen Indonesia yang juga Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah akan terus mendukung dari segi fasilitas dan program, terutama menjelang Olimpiade Paris 2024. Basuki berjanji akan berbicara dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Keuangan terkait dukungan terhadap hal tersebut.

Tujuh medali emas yang diraih Indonesia pada Asian Games kali ini berasal dari dua medali emas pada cabang olahraga menembak, satu medali emas pada balap sepeda BMX, satu medali emas pada cabang olahraga wushu, satu medali emas pada cabang olahraga panjat tebing, satu medali emas pada cabang olahraga angkat besi, dan satu medali emas pada cabang olahraga dragon boating.

Selain meleset dari target, publik dalam beberapa hari terakhir juga mengkritik prestasi salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia, bulu tangkis, yang tak menyumbang satu medali pun. Capaian tersebut turun tajam dibandingkan tahun 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 yang berhasil menyumbang dua emas, dua perak, dan empat perunggu.

Wartawan: Xinhua
Redaktur: Santoso
HAK CIPTA © ANTARA 2023

Exit mobile version