
Bola.net – Ada kabar mengejutkan datang dari Real Madrid. Pelatih mereka, Carlo Ancelotti, terancam hukuman penjara karena diduga melakukan penggelapan pajak.
Ancelotti pertama kali menangani Real Madrid pada tahun 2013. Masa jabatan pertamanya hanya bertahan dua tahun sebelum ia mengundurkan diri pada tahun 2015.
Enam tahun kemudian, Ancelotti kembali ke Bernabeu. Ia dipercaya kembali menjadi pelatih Los Blancos.
Baru-baru ini, jaksa Spanyol membuat temuan terkait periode pertama Ancelotti di Real Madrid. Sang pelatih disebut-sebut melakukan penggelapan pajak.
Lihat informasi lengkapnya di bawah ini.
1 dari 4 halaman
Penghindaran pajak
Carlo Ancelotti memenangkan Supercopa de Espana musim 2023/2024 (c) Real Madrid/Helios de la Rubia y Antonio Villalba
Berdasarkan laporan OK Diario, Ancelotti diduga melakukan penggelapan pajak pada periode 2013 dan 2014.
Saat itu ia menggelapkan sebagian penghasilannya dari hak citranya. Ia disebut-sebut mengalihkan sebagian pendapatan hak citranya ke perusahaan lain untuk menghindari pajak.
Penghindaran pajak ini kabarnya menyebabkan pemerintah Spanyol kehilangan potensi pendapatan sekitar satu juta Euro pada periode tersebut.
2 dari 4 halaman
Tuntutan Penjara
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti. (c) Foto AP/Joan Monfort
Menurut laporan yang sama, jaksa Spanyol saat ini mulai memproses dakwaan mereka terhadap Ancelotti.
Mereka dikabarkan berencana menuntut Ancelotti agar masuk penjara. Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara.
Saat ini, Ancelotti belum mengeluarkan pernyataan terkait tuntutan tersebut.
3 dari 4 halaman
Bisa Berakhir dengan Damai
Liga Champions 2023/2024: Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, pada laga Union Berlin vs Real Madrid pada matchday 6 Grup C (c) AP Photo/Markus Schreiber
Jika belajar dari kasus sebelumnya, Ancelotti mungkin tidak akan masuk penjara.
Dia hanya perlu membayar denda penggelapan pajak dan dia bisa melanjutkan karirnya di Real Madrid.
