:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740015/original/098602100_1707623872-AP24041634852649.jpg)
Liputan6.com, Jakarta- Raksasa Bundesliga Bayern Munich akhirnya mengumumkan akan berpisah dengan pelatih Thomas Tuchel pada akhir musim 2023/2024. Pria berusia 50 tahun itu gagal memberikan hasil memuaskan pada musim ini.
Thomas Tuchel mulai menangani Munich sejak Maret 2023. Musim lalu, Tuchel sukses membawa Munich kembali menjadi juara Bundesliga secara dramatis. Namun di musim 2023/2024, Die Roten justru sedang loyo.
Munchen baru saja menelan tiga kekalahan beruntun di berbagai kompetisi melawan Bayer Leverkusen, Lazio, dan Bochum. Alhasil, peluang mempertahankan trofi Bundesliga pun semakin sulit.
Saat ini, Munchen berada di posisi kedua klasemen Bundesliga. Mereka sudah tertinggal delapan poin dari Bayer Leverkusen. Kondisi tersebut membuat Munich terancam gagal mempertahankan rekor juara Bundesliga 11 kali berturut-turut.
Padahal Munich sudah menuruti keinginan Tuchel dengan merekrut striker Harry Kane dari Tottenham Hotspur dan bek tengah Napoli Kim Min-jae dengan harga mahal pada bursa transfer musim panas lalu.
Hasil negatif ini tidak diterima manajemen Munich. Pada Rabu 21 Februari 2024, Munich mengumumkan bahwa mereka sepakat untuk mengakhiri kerja sama dengan Tuchel lebih awal. Tuchel akan hengkang pada akhir musim ini.
“Kami sudah sepakat untuk mengakhiri hubungan kerja di akhir musim ini. Sampai saat itu tiba, saya tentunya akan terus berusaha sekuat tenaga bersama staf kepelatihan saya untuk meraih kesuksesan maksimal,” demikian bunyi pernyataan singkat Tuchel di laman resmi klub.

