Belum genap 10 detik pertandingan berjalan, Claudio Echeverri nyaris mencetak gol. Merebut bola dari Jeltsch, sayang tembakan Echeverri melenceng.
Jerman tampil sedikit berbeda dengan memasukkan Charles Hermann saat melawan Argentina. Balcinkaya tampil sebagai starter di posisi sayap kiri.
Meski kerap mendapat serangan, Jerman lah yang memimpin pada menit ke-8. Lewat serangan balik cepat, Paris Brunner membawa Jerman unggul 1-0 lewat tendangan kaki kirinya.
Argentina sangat ingin menyamakan skor. Beberapa peluang lewat serangan terjadi namun Jerman juga mengancam meski sesekali melakukan serangan balik sehingga skor tetap 1-0 untuk Jerman.
Argentina membuka peluang melalui Albaracin pada menit ke-21. Namun memanfaatkan kemelut di depan gawang, tendangannya berhasil diselamatkan kiper Jerman.
Argentina akhirnya berhasil menyamakan skor pada menit ke-36 melalui Agustin Ruberto. Memanfaatkan umpan Gorosito, tendangan Ruberto membuat skor menjadi 1-1.
Jerman nyaris mengubah skor pada menit ke-45+3. Namun kali ini tembakan Paris Brunner melambung ke atas. Sebaliknya, Argentina unggul lewat Agustin Ruberto pada menit 45+4.
Menahan bola lebih dulu usai memanfaatkan umpan Echeverri, Ruberto mengubah skor menjadi 2-1. Ini merupakan gol ketujuhnya di Piala Dunia U-17.
Skor 2-1 untuk Argentina bertahan hingga babak 1 semifinal Piala Dunia U-17 berakhir. Bagaimana babak kedua?